Proses Terjadinya Hujan


Hujan merupakan salah satu musim atau anugerah tuhan yang maha luar biasa nya, karena hujan sangat berperan penting dalam proses kehidupan. Coba kita bayangkan kalau seandainya tidak ada hujan, apakah yang akan terjadi?  Ia benar, pasti akan terjadi yang nama nya kekeringan, apalagi terjadi di daerah yang memang instensitas hujan nya sangat rendah, jangan harap bisa bertahan hidup dengan mudah di daerah tersebut. Akan tetapi, kalau terjadi hujan yang berlebihan juga dapat mengundang bahaya, karena bisa menyebabkan terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, air bah, dan lain-lain.

Pengertian hujan secara sederhana menurut saya adalah rintik-rintik air yang turun dari langit, kalau seandai nya air itu yang tidak ada, makhluk hidup bisa apa? sudah jelas bisa dipastikan makhluk hidup tidak akan mampu untuk bertahan hidup, sebab pada dasar nya kebutuhan air di tubuh makhluk hidup lebih tinggi dibandingkan dengan asupan makanan. Tidak hanya pada makhluk hidup tumbuh-tumbuhan pun juga butuh hujan, karena dengan adanya hujan struktur tanah akan menjadi lebih lembab dan akan sangat membantu tumbuh-tumbuhan untuk tumbuh dengan subur. Oleh karena itu, jangan pernah lupa untuk selalu bersyukur kepada tuhan atas anugerah nya melalui yang kita sebut dengan hujan.

 Bicara soal hujan, pastinya kita pernah bertanya-tanya bagaimana hujan bisa terjadi, atau bagaimana air bisa bisa turun dari langit? Dan pasti diantara kita ada yang bertanya seperti itu sewaktu kecil dulu bukan?  Nah, berikut penjelasan bagaimana air bisa turun dari langit atau proses terjadinya hujan:

1. Sinar matahari yang menyinari bumi, 
Cahaya atau energi dari sinar matahari yang menyinari bumi dapat mengakibatkan terjadinya evaporasi yaitu penguapan, baik di air laut, samudra, danau, sungai, serta sumber air lainnya sehingga dihasilkan uap-uap air.

2. Terjadi uap air
uap-uap air yang dihasilkan dari sinar matahari yang menyinari bumi tersebut akan naik pada ketinggian tertentu dan akan mengalami peristiwa yang disebut dengan kondensasi. 

3. Kondensasi 
Kondensasi merupakan perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat, seperti gas atau uap menjadi cairan. Peristiwa kondensasi ini diakibatkan oleh suhu sekitar uap air lebih rendah daripada titik embun uap air, Kemudian Uap-uap air ini akan membentuk awan. Lalu dengan adanya angin (yang terjadi karena perbedaan tekanan udara) akan membawa butir-butir air.

4. Butir air
Butir-butir air yang dibawa oleh angin akan menggabungkan diri dan akan semakin membesar akibat adanya turbelensi udara, kemudian butir-butir air tersebut akan tertarik oleh gaya gravitasi bumi sehingga jatuh ke permukaan bumi. Sewaktu jatuh ke permukaan bumi, butir-butir air tersebut akan melewati lapisan yang lebih hangat di bawahnya, sehingga butir-butir air tersebut sebagian kecil menguap lagi ke atas, dan sebagian lainnya jatuh ke permukaan bumi. Inilah yang kita sebut dengan hujan.

 Nah,  begitulah proses terjadinya hujan dan semoga bermanfaat. Kalau berdasarkan jenisnya, hujan dapat dikelompok menjadi tiga yaitu hujan konveksi, hujan orgrafis dan hujan frontal.


EmoticonEmoticon